BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Polres Tangsel Tangkap Puluhan Preman yang Mengaku Anggota Ormas karena Kerap Memalak Pedagang Kecil .

BPI-news.com TANGSEL- 2021/06/28
Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI (BPI KPNPA RI) .

Melalui Ketua Umum nya Tubagus Rahmad Sukendar S.Sos.SH menyampaikan apresiasi terhadap gerak cepat Polres Tangsel dalam merespon aduan masyarakat terkait pungli yang mengatas namakan Ormas .

,dengan melakukan penangkapan terhadap preman yang telah membuat resah warga masyarakat dibeberapa titik wilayah di tangsel ,

kita melihat kinerja Sat Reskrim Polres Tangsel dibawah komando AKP Angga Surya Saputra memang patut mendapatkan apresiasi dan Penghargaan dan dalam waktu dekat dari BPi KPNPA RI.

akan bertemu dengan Kapolres dan Kasat Reskrim serta Kasat Sabhara Polres Tangsel untuk Memberikan Penghargaan sebagai ucapan terimakasih dari BPi KPNPA RI.

Sebagai Komponen Masyarakat di Tangerang Selatan terhadap sikap tegas Polres Tangsel dalam Pemberantasan Premanisme di Tangerang Selatan dan Peran aktif Bhabinkantibmas .

dalam pengamanan serta penyuluhan terhadap penyebaran Covid 19 dilingkungan kelurahan kota tangerang selatan seperti diketahui beberapa waktu lalu .

Dari Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Angga Surya Saputra menyebut pihaknya telah meringkus puluhan preman, Sabtu (26/6/2021).

TANGSEL – Jajaran Polres Tangsel bertindak cepat menangkap puluhan preman yang biasa meresahkan masyarakat.

Saat ditangkap dan didata, para preman itu umumnya mengaku sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas).

“Kalau dihitung satu bulan mundur sudah tiga puluhan. Kemarin yang tidak terekspos itu yang di Serpong yang malak pedagang dimsum dua orang,”

ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Angga Surya Saputra, Sabtu (26/6/2021).

“Kemarin juga ada anggota FBR dua orang di wilayah Ciater. Jadi ada orang bangun rumah, dimintain uang, kami tangkap dua orang,” imbuhnya.

Angga menuturkan, para preman yang ditangkap itu mengaku hanya menikmati hasil pemalakan tersebut untuk kepentingan pribadi.

Tak jarang, uang hasil palakan itu digunakan para preman tersebut berfoya-foya membeli minuman keras (miras).

“Sampai saat ini sih tidak ada yang lari ke organisasinya, tidak,” ujar Angga.

“Karena dia kebetulan oknum ormas, tapi selama ini digunakan untuk kepentingan pribadi,” imbuhnya.

“Salah satunya ada beberapa yang mengakui memang untuk minum-minuman keras,” lanjut Angga.

Menurut Angga, lewat tim yang dibentuknya, Tim Penindak Premanisme Polres Tangsel, hampir tiap hari menangkapi mereka.

“Pak Kapolres kan membentuk tim anti premanisme, sejak saat itu sudah sangat drastis turun,” katanya.

“Pokoknya setiap aksi aksi yang berpotensi menimbulkan tindak pidana, entah itu pungutan liar dan sebagainya pasti kita tindak,” tegas Angga.

“Jadi kalau dihitung-hitung satu bulan sampai satu bulan setengah ke belakang itu sudah kurang lebih 30 yang malak-malak,” ucapnya.

Menurutnya, puluhan preman tersebut diringkus akibat melakukan tindak pemalakan dari sejumlah pedagang maupun masyarakat.

Angga menuturkan, ditangkapnya puluhan preman tersebut turut menyusutkan aksi pemalakan yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Pak Kapolres kan membentuk tim anti premanisme, sejak saat itu sudah sangat drastis turun,” katanya.

“Pokoknya setiap aksi aksi yang berpotensi menimbulkan tindak pidana, entah itu pungutan liar dan sebagainya pasti kita tindak,” jelas Angga.

“Jadi jangan coba-coba membuat resah masyarakat, pasti kami tindak tegas,” tandas Angga.

TB Rahmad Sukendar yang juga menjabat Ketua Garda Inti Pendekar Paguron Jalak Banten Nusantara ( PJBN ) juga mengajak seluruh komponen Ormas Di Tangerang Selatan untuk bisa secara bersama sama dengan Jajaran.

” Kepolisian menjaga Kantibmas yang kondusip dikota tangerang selatan agar masyarakat mendapat rasa aman dan tenteram dari ancaman Pungli dan sebagai nya yang dilakukan oleh oknum mengatas namakan Ormas di kota tangerang selatan . Tegas nya

Wartawan : Sastra
Editor by: Sutarno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *